
Komnasbpklhnews.com KAB.KARAWANG, — Sejak sore hari, Ilham dan keluarga bersiap mengantar ibu, Salamah dan kakak, Muhamad Fikri calon jemaah haji asal Dusun Cabang RT. 002/001 Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) dua puluh. Perjalanan sejak pukul 20.00 wib malam, dimulai dari kediamanl mereka di Dusun Cabang menuju Kompleks Islamic Centre/Masjid Al-Jihad Karawang, sebagai titik kumpul dan pelepasan jemaah haji oleh Bupati Karawang dan jajaran pemerintah daerah.
Tepat pukul 00.00 dini hari, rombongan bergerak dari Kompleks Islamic Centre Karawang menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi (JKS) untuk bergabung dengan jamaah haji lainnya. Meski perjalanan itu hanya beberapa jam, maknanya sangat dalam bagi keluarga yang melepas.
“Kami turun dari rumah jam 20.00 wib malam,” ujar Ilham saat ditemui di halaman Asrama Haji Embarkasi Bekasi. “Pertama dilepas di Masjid Al-Jihad Karawang, lalu ke Asrama Haji Embarkasi Bekasi (JKS).

Lebih dari sekadar mendoakan kelancaran perjalanan, ada harapan agar ibadah yang dijalani membawa dampak baik setelah kepulangan. Menurutnya, haji bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bisa menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
Selain keselamatan selama ibadah, Ilham juga menyimpan harapan besar bagi perubahan sepulangnya ibu dan kakak dari Tanah Suci. Ia percaya, haji bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutnya, haji bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bisa menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan setelah pulang nanti bisa menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Itu harapan kami, supaya bisa memberi contoh yang baik di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Bagi keluarga seperti Ilham, melepas kepergian ke tanah suci adalah momen yang sarat makna. Bukan hanya tentang perpisahan, tapi juga tentang keikhlasan, doa, dan keyakinan bahwa setiap langkah adalah bagian dari ibadah.
(D-Hunter)