
Komnasbpklhnews.com KAB Karawang – Komunitas Sunda Buhun Karawang menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang bertepatan dengan malam 1 Suro. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, melestarikan budaya leluhur, serta meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Acara yang berlangsung dengan nuansa religius dan budaya tersebut diisi dengan doa bersama, refleksi pergantian tahun, serta penyampaian nilai-nilai kearifan lokal Sunda yang diwariskan secara turun-temurun. Para peserta tampak khidmat mengikuti rangkaian kegiatan yang mengedepankan kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi.
Ketua pelaksana kegiatan Sobrot / Cepi hardiwijaya ST Sunda buhun menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram dan malam 1 Suro bukan hanya seremonial tahunan, tetapi juga sarana untuk mengingat perjalanan hidup, memperkuat persaudaraan, dan menjaga warisan budaya Sunda Buhun agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Dalam tradisi masyarakat Jawa, malam 1 Suro bertepatan dengan 1 Muharram atau Tahun Baru Islam. Momen ini sering dimaknai sebagai waktu untuk introspeksi diri, mendekatkan diri kepada Tuhan, serta menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam dan sesama.

Tokoh adat yang hadir berharap generasi muda tidak melupakan akar budayanya. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap leluhur merupakan warisan yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
Peringatan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat Karawang, serta harapan agar tahun baru Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.
“Melalui peringatan 1 Muharram dan malam 1 Suro ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, menjaga budaya, dan mempererat persaudaraan dalam bingkai kearifan lokal Sunda,” ujar salah satu sesepuh Sunda Buhun Karawang Abah Ucok.
yosi & kabiro
