
Komnasbpklhnews.com KAB.KARAWANG, — Pawai obor Muharam adalah tradisi masyarakat muslim di Indonesia untuk menyambut Tahun Baru Islam. Ribuan peserta dari berbagai kalangan turun ke jalan pada malam hari sambil membawa obor api. Kegiatan ini sering dimeriahkan dengan lantunan selawat dan tablig akbar sebagai simbol cahaya dan pengharapan baru.
Begitu pula perayaan sambut satu muharam yang di laksanakan di TPQ ATTAUFIQ HIDAYAH yang melaksanakan pawai obor bersama anak – dan juga warga kampung dusun binajaya desa batujaya yang juga sangat antusias mengawal pawai obor keliling dan di akhiri makan bersama dengan penug
Ust, Taufik yang biasa di sapa Abi opik tersebut menerangkan bahwasanya acara tahunan ini memang selalu di rayakan karena dengan mengadakan arakan obor kelilingvyang melambangkan cahaya pengetauan, petunjuk dan semangat.

” Simbol Cahaya Obor melambangkan cahaya pengetahuan, petunjuk, dan semangat untuk memulai tahun dengan kebaikan serta hijrah menuju kehidupan yang lebih baik” kata Ust, Taufik (15/06/2026 ).
Kegiatan ini berfungsi sebagai penyuaraan syiar keagamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam menjalin rasa kekeluargaan dan keharmonisan terhadap sesama.
Ust, Taufik menerangkan kepada media Biasanya pawai dipadukan dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan doa akhir dan awal tahun, dzikir, serta santunan anak yatim.
” Biasanya acara pawain ini seĺalu di padukan dengan baca do’a akhir tahun, zikir serta santunan. Tapi sekarang hanya baru bisa Arak arakan baca do’a dan makan bersama dengan masyarakat serta para murid TPQ dan dari beberapa anak didik serta para orang tua murid ” lanjut Ust, Taufiq.
Pawai obor melibatkan api yang menyala, sehingga faktor keselamatan menjadi prioritas utama panitia dan peserta yang selalu sentiasa memastikan minyak tanah tidak meluber saat berjalan dan memastika aman dan jauh dari jangkauan pakaian, sehingga acara tersebut berjalan dengan meriah dan aman.
(Anggi)
