
Komnasbpklhnews.com JAKARTA, — Sekitar 7.000 massa yang terdiri dari petani, buruh tani, dan pedagang pasar dari berbagai daerah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6/2026). Massa yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia tersebut menggelar aksi damai guna menyatakan dukungan penuh terhadap program-program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto.
Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif ini berjalan selama kurang lebih satu jam. Sebelum membubarkan diri secara teratur, Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, memimpin pembacaan pernyataan sikap resmi organisasi.
Leuhang Isti Khofifah
Dalam orasinya, Don Muzakir menegaskan komitmen para petani dan pedagang untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat kecil.
Don Muzakir menambahkan “Kita hadir 7.000 orang disini untuk menunjukan bahwa pendukung prabowo masih ada,” tegasnya.
Terdapat 10 poin utama pernyataan sikap yang diserukan dalam aksi damai tersebut:
1. Dukungan Penuh: Menyatakan sikap untuk mendukung dan mengawal seluruh program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto.
2. Pemberantasan Mafia: Mendesak pemerintah menindak tegas dan memberantas mafia-mafia yang menghambat jalannya program pro-rakyat.
3. Kawal Makan Bergizi Gratis: Berkomitmen mengawal implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran.
4. Apresiasi Dampak Ekonomi: Mengapresiasi dampak positif program MBG yang dinilai nyata meningkatkan perekonomian masyarakat bawah.
5. Kemandirian Pangan: Mendukung penuh upaya penguatan ekonomi desa serta perwujudan kemandirian pangan nasional.
6. Reforma Agraria: Meminta pemerintah untuk segera membentuk Badan Penyelesaian Reforma Agraria demi keadilan bagi para petani.
7. Pengawasan Parlemen: Mendesak DPR RI secara aktif mengawal dan mengawasi jalannya program-program kerakyatan Presiden Prabowo.
8. Tolak Penghambatan: Menolak segala bentuk upaya dari pihak mana pun yang mencoba menghambat program untuk rakyat.
9. Seruan Persatuan Elemen Bangsa: Mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu mengawal program kerakyatan.
10. Sinergi Nasional: Mengajak seluruh elemen politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh rakyat Indonesia bersatu mendukung Presiden Prabowo Subianto demi kesejahteraan bersama.
Aksi ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan Indonesia. Selepas pembacaan sikap, ribuan peserta aksi membubarkan diri dengan tertib dan kondusif.
(D-Hunter/Red)
