
Komnasbpklhnews.com–KAB. BANDUNG – Menyambut perayaan Gebyar Muharam 1448 H, acara akbar “Jawa Barat Berdzikir & Bersholawat” Jilid 5 siap digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai. Mengantisipasi lonjakan ribuan jamaah yang akan memadati Pondok Pesantren Addahlaaniyyah HBT, Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, panitia telah menyusun strategi pengaturan lalu lintas dan parkir yang ketat serta terintegrasi.
Denah resmi yang dirilis menunjukkan bahwa area parkir akan dikelola secara terpusat di sepanjang koridor vital Jl. Soreang-Cipatik, Kabupaten Bandung. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran akses dan kenyamanan ibadah bagi seluruh peserta.
Untuk mengakomodasi berbagai jenis kendaraan dengan efisien, panitia membagi area parkir menjadi beberapa zona spesifik berdasarkan landmark sekitar:
Zona Bus & Transportasi Massal: Disediakan khusus di area Lapangan PO Bis untuk memudahkan manuver kendaraan besar tanpa mengganggu arus lalu lintas utama.
Zona VIP & Peserta Utama: Terletak strategis di Lapangan Samping Pesantren dan area dekat Lokasi Acara (ditandai dengan pin merah pada denah), memastikan kemudahan akses bagi tamu kehormatan dan peserta inti.
Zona Parkir Umum (Motor & Mobil): Tersedia luas di lahan Kodim 0624 Kab. Bandung, Kantor Kecamatan, serta area PP. Al-Burdah. Kapasitas area ini dioptimalkan untuk menampung volume kendaraan pribadi yang tinggi.
Panitia menegaskan bahwa Jl. Soreang-Cipatik merupakan jalur arteri yang tidak boleh terhambat. Oleh karena itu, diterapkan larangan mutlak bagi jamaah untuk memarkirkan kendaraan di bahu jalan atau badan jalan utama. Pelanggaran terhadap aturan ini berpotensi menyebabkan kemacetan total, menghambat akses darurat, dan mengurangi kekhusyukan acara.
Dalam rilis resminya, panitia menyertakan peringatan keras berupa simbol tanda seru (!) dengan pesan tegas: “Dimohon untuk mengikuti arahan dari panitia dengan parkir pada tempat yang telah disediakan & tidak parkir sembarangan di bahu jalan.”
Petugas keamanan, TNI/Polri, dan relawan akan disiagakan di setiap titik persimpangan serta entrance area parkir mulai sore hari. Mereka bertugas mengarahkan jamaah sesuai denah yang berlaku dan memastikan tidak ada tumpukan kendaraan di jalur utama.
Panitia mengimbau agar jamaah tiba lebih awal untuk mendapatkan tempat parkir yang sesuai dan menghindari antrean panjang menjelang waktu pelaksanaan. Kerjasama dan kedisiplinan seluruh pihak sangat diharapkan demi terciptanya suasana ibadah yang khidmat, aman, dan lancar di malam pergantian tahun baru Islam ini.
Redaksi
