
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, – Seorang lansia di Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, hidup seorang diri dalam kondisi memprihatinkan. Selain menderita sakit, perempuan tersebut diketahui tinggal di sebuah bangunan kosong yang tidak layak huni.
Kondisi itu diungkapkan oleh kerabatnya yang akrab disapa Teh Neng. Ia mengatakan sang kakak selama ini hidup sebatang kara karena tidak memiliki anak maupun keluarga dekat yang dapat merawatnya secara penuh.
“Beliau sebatang kara, tidak punya anak, dan tidak punya rumah. Tidurnya pun di rumah kosong yang sudah tidak layak. Sekarang kondisinya sedang sakit,” kata Teh Neng saat ditemui, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, keluarga sebenarnya berupaya memberikan bantuan dan pendampingan. Namun keterbatasan ekonomi membuat mereka kesulitan memenuhi seluruh kebutuhan sang lansia.
Teh Neng mengaku kondisi tersebut semakin berat karena anaknya sendiri saat ini tengah mengalami gangguan kesehatan sehingga perhatian dan biaya keluarga harus terbagi.
Meski masih menerima bantuan kebutuhan pokok berupa beras dan minyak goreng, ia menilai bantuan yang diterima belum menyentuh kebutuhan mendasar yang dibutuhkan sang kakak.
“Kalau bantuan minyak dan beras memang dapat. Tapi untuk program lansia atau bantuan lain yang sesuai dengan kebutuhannya belum ada,” ujarnya.
Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak terkait agar mendapat perhatian. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang dirasakan keluarga.
“Kami sudah mencoba berkoordinasi dan menyampaikan kondisi ini ke pihak desa, tetapi sampai sekarang belum ada respons atau tindakan yang kami dengar,” katanya.
Kondisi tersebut membuat keluarga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, terutama instansi yang menangani bidang sosial dan kesehatan.
Mereka berharap Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Dinas Kesehatan, maupun pihak terkait dapat turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sang lansia serta memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Selain membutuhkan penanganan medis, keluarga juga berharap ada solusi terkait tempat tinggal yang lebih layak agar perempuan lanjut usia tersebut dapat menjalani masa tuanya dengan aman dan nyaman.
Warga sekitar pun berharap kondisi lansia tersebut segera mendapat perhatian. Mereka menilai langkah cepat diperlukan mengingat kondisi kesehatan yang bersangkutan terus menurun dan saat ini hidup tanpa pendamping keluarga inti.
(Nursalim Kabiro Karawang)
