
Komnasbpklhnews.com.Purwakarta – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dunia pesantren dan umat Islam kembali dirundung duka yang mendalam. Salah seorang tokoh agama terkemuka sekaligus alumni terbaik Pondok Pesantren Al Amin, KH. Asep Saepudin Mubarok bin H.
Anwaruddin (yang akrab disapa Abah Jirok), telah berpulang ke rahmatullah.
Informasi duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga almarhum, Kamil (adik dari almarhum), melalui pesan suara yang beredar pada Minggu (12/7). Beliau menyampaikan bahwa KH. Asep Saepudin Mubarok mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Karya Husada, Cikampek, pada subuh hari sekitar pukul 03.30 WIB.

“Sim kuring Kamil, raina KH. Asep Mubarok (Abah Jirok), nyuhunkeun pidoana ti sadayana. Rena Abah Jirok parantos mantunkeun nembe tabuh satengah opat di Rumah Sakit Karya Husada Cikampek,” tutur Kamil dengan nada emosional dan penuh rasa duka.
Kehilangan Besar Bagi Umat dan Alumni Ponpes Al Amin
Wafatnya KH. Asep Saepudin Mubarok membawa kesedihan mendalam bagi segenap Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Amin (Cikunir – Tasikmalaya) serta Yayasan Al Amin Karangnunggal. Sebagai figur ulama alumni yang berdedikasi tinggi, semasa hidupnya almarhum dikenal sangat konsisten dalam menyiarkan ajaran Islam, membimbing umat, serta menanamkan akhlak mulia.
Segenap jajaran Redaksi KomnasBPKLHnews.com juga turut menyatakan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian ulama panutan ini.

“Kami bersaksi bahwa almarhum adalah sosok guru dan panutan yang baik, yang mendedikasikan hidupnya untuk kemaslahatan umat dan agama. Semoga Allah SWT menerima segala amal shalehnya, mengampuni segala kekhilafannya, dan menempatkan beliau di tempat termulia di sisi-Nya,” ungkap perwakilan redaksi.
Keluarga Memohon Maaf dan Doa dari Para Ulama
Mewakili keluarga besar almarhum, Kamil juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat, para santri, kerabat, hingga rekan-rekan seperjuangan almarhum atas segala kesalahan yang mungkin ada semasa hidup beliau.
“Nyuhunkeun dihapunten lahir batinna ti sadayana kanggo Abah Jirok. Oge pangrojong doana ti sadayana, ti para kiai, para guru, para sahabat. Hatur nuhun pisan,” tambah Kamil mewakili pihak keluarga.
Saat ini, ungkapan duka cita dan untaian doa terus mengalir deras dari para tokoh agama, santri, dan masyarakat luas yang merasa kehilangan sosok ulama kharismatik ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.
ys & Dm
(Red)
