
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, — Proyek pekerjaan saluran air yang lebih dikenal P3-TGAI saat ini menjadi salah satu program pemerintah yang sangat diharapkan para petani. Realisasi pembangunan P3-TGAI khususnya di wilayah desa Tanjungmekar, kecamatan pakisjaya, Kabupaten Karawang, menjadi salah satunya.
Kedua warga Tanjungmekar yang juga petani penggarap yang bernama Kimong dan Liyas mengatakan, “kami sangat menyambut baik dengan adanya pekerjaan atau proyek P3-TGAI ini, karena kami melihat proses pekerjaannya yang sangat baik dimana pondasi dilakukan penggalian dan diawali coran pasir dan semen yang kemudian baru dipancangkan batu kali, menurut kami pekerjaannya sangat baik,” terang Kimong dan Liyas

Sementara itu RT Sudirman Ketua P3A Pantang Mundur menyatakan, “Alhamdulillah dengan adanya realisasi pekerjaan P3-TGAI ini dapat memberikan manfaat yang besar kepada para petani, dimana dengan adanya pekerjaan ini pasokan air dapat mengairi persawahan kami, meskipun proses lansiran matrial ke lokasi proyek sekitar satu kilo, para pekerja swakelola semua tetap bersemangat.
“Justru ketika para petani atau kelmpok tani yang mengerjakannya jelas kami akan memeberikan yang terbaik, karena hasilnya juga untuk kepentingan kami, kekuatan material menjadi landasannya sehingga dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka waktu yg panjang, istilahnya ga cepet rusak,” kata Sudirman pada Komnasbpklhnews.com, Kamis (16/07/2026) sore.

Selain itu pula dasar dari para kelompok tani disetiap titik pekerjaan didampingi atau diawasi langsung oleh petugas pendamping dimana tugasnya memonitoring secara langsung setiap pekerjaan, apakah sudah sesuai atau tidak, ketika itu pula petugas pendamping akan memberikan arahan sehingga hasilnya dapat maksimal sesuai dengan RAB,” tutup Sudirman.
Kepala Desa Tanjungmekar, Helen Aini Syifa mengatakan, Pelaksanaan proyek P3 TGAI sepenuhnya dilaksanakan secara swakelola dan langsung dikerjakan oleh para petani dengan mendapat bantuan pendampingan dari tim tenaga pendamping yang sudah dibentuk sebelumnya.
“P3-TGAI untuk mendukung program ketahanan pangan dan upaya peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan, rehabiltasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif,” imbuh Helen Aini Syifa.
Penerima P3-TGAI adalah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) yang dipilih melalui musyawarah Desa dan dilegalkan dengan Badan Hukum yaitu : SK Kepala Daerah atau Akte Notaris atau SK Kepala Desa, program ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan,” pungkasnya.
(D-Hunter)
