
Komnasbpklhnews.com Kab Bekasi — Menanggapi laporan sejumlah orang tua siswa SDN Pasirtanjung 02, Cilampayan, Pasirtanjung, Cikarang Pusat, yang menolak menerima makanan bantuan karena dikhawatirkan dalam kondisi basi dan berisiko bagi kesehatan anak, para orang tua menyampaikan harapan agar makanan yang disalurkan ke sekolah maupun dari Dapur MBG disajikan dalam kondisi layak dikonsumsi, enak, dan benar-benar sesuai dengan menu yang ditetapkan.
Para orang tua berharap kualitas makanan tidak hanya sekadar terlihat, tetapi juga terjamin kesegarannya, higienis, dan layak untuk dikonsumsi anak-anak.
Merespons hal tersebut, KOMNAS B-PKLH DPK Bekasi melalui Bidang Perlindungan Konsumen menyatakan akan segera menindaklanjuti permasalahan ini. Ketua Bidang menyampaikan bahwa permasalahan ini menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak, sehingga harus ditangani secara serius. “Kami akan memeriksa proses penyaluran, penyimpanan, dan kualitas makanan yang disalurkan. Jika ditemukan pelanggaran terhadap standar keamanan pangan dan perlindungan konsumen, kami akan memproses sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, KOMNAS B-PKLH NEWS secara resmi meminta kepada pengelola MBG untuk segera melakukan verifikasi dan memberikan klarifikasi terbuka, meliputi:
– Kondisi dan kesegaran makanan saat diserahkan ke sekolah;
– Proses penanganan, penyimpanan, dan pendistribusian makanan;
– Jaminan keamanan pangan dan higienitas yang diterapkan;
– Langkah perbaikan yang akan diambil jika ditemukan ketidaksesuaian.
Lembaga juga mengimbau agar pihak penyelenggara dan sekolah memastikan setiap makanan yang diterima siswa memenuhi syarat kebersihan, kesegaran, dan keamanan pangan. KOMNAS B-PKLH DPK Bekasi akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan hal serupa tidak terulang.
Laporan: KOMNAS B-PKLH News
Redaksi
