
Banjir Langganan Kembali di Kampung Paru Lesang Pasiranji, Warga Keluhkan Posko Kurang Memadai dan Bantuan Belum Kunjung Datang
Komnasbpklhnews.comKAB BEKASI–
Kampung Paru Lesang Desa Pasiranji Kecamatan Cikarang Pusat kembali dilanda banjir pada tanggal 18/01 dengan air mulai naik sekitar pukul 03.00 WIB.

Wilayah ini merupakan kawasan langganan terendam banjir setiap musim hujan tiba. Pada kejadian kali ini, warga mengeluhkan ketersediaan posko yang kurang memadai – baik dari segi jumlah, lokasi yang tidak mudah dijangkau, maupun fasilitas yang tidak lengkap. Selain itu, mereka menyampaikan bahwa bantuan dari pihak berwenang belum kunjung datang, membuat sebagian dari mereka terlantar tanpa akses ke makanan, air bersih, maupun tempat penampungan yang layak.
Warga mengajak pemerintah untuk mengambil tindakan spesifik dalam menangani masalah banjir yang berulang ini. Mereka menuntut agar pemerintah segera melakukan normalisasi sungai Cibeet yang menjadi sumber utama luapan air, khususnya bagian yang melintasi wilayah Kampung Paru Lesang. Selain itu, diminta agar pemerintah membangun posko bencana permanen di titik strategis yang mudah dijangkau seluruh warga, serta menyusun jadwal bantuan yang jelas dan terkoordinasi antara dinas terkait, BPBD Kabupaten Bekasi, dan pemerintah desa.

Warga juga meminta pemerintah untuk melakukan penertiban tegas terhadap bangunan liar yang menyempitkan aliran sungai, serta segera memperbaiki dan menambah saluran drainase serta gorong-gorong di area kampung yang sering tergenang.
Sebelumnya, pada periode musim hujan sebelumnya, sekitar 50 kepala keluarga di kawasan ini juga terkena dampak banjir akibat luapan air sungai Cibeet dan curah hujan tinggi. Pada November 2024, kondisi serupa kembali terjadi, meskipun air kemudian mulai surut secara bertahap setelah beberapa jam.
(red)