
Komnasbpklhnews.com KAB PURWAKARTA, 20 /01 Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan dua mobil truk terjadi pada sekitar pukul 01.00 WIB di depan Masjid Jami Al-Istiqomah, tepatnya di alamat Veteran, Ciseureuh, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41118.
Dari hasil pantauan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim penyelidikan menduga faktor rem blong menjadi penyebab utama terjadinya benturan yang sering disebut masyarakat sebagai “adu banteng”.
Petugas Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta beserta petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Palang Merah Indonesia (PMI) segera tiba di lokasi untuk menangani kejadian. Kedua truk kontainer dan Daumtruk pasir yang mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada bagian depan, dan mengakibatkan pagar masjid Jami Al-istiqomah hancur
Jl. Veteran, yang merupakan salah satu jalan utama di pusat Kabupaten Purwakarta yang menghubungkan berbagai kawasan penting, harus ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB untuk memudahkan proses evakuasi kendaraan dan penyelidikan teknis. Pengguna jalan diminta untuk mengambil alternatif rute melalui Jl. Ahmad Yani atau Jl. Gatot Subroto hingga kondisi jalan kembali normal.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta, AKP. Budi Santoso, menyampaikan bahwa proses penyelidikan sedang berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kejadian. “Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam pada sistem rem kedua kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari pengemudi dan mencari saksi mata yang mungkin menyaksikan kejadian di sekitar lokasi Jl. Veteran tersebut,” ungkapnya.
Sampai pukul 06.00 WIB, pihak berwenang belum dapat mengumumkan jumlah korban jiwa atau luka-luka secara resmi, karena pengemudi kedua truk sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purwakarta yang berjarak sekitar 2 kilometer dari TKP.
Pihak Dishub Kabupaten Purwakarta mengimbau kepada seluruh pengemudi, terutama pengendara kendaraan berat yang sering melintas di Jl. Veteran, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan secara berkala, terutama sistem rem dan kelengkapan peralatan keselamatan. “Kami juga akan evaluasi kondisi jalan dan kemungkinan penambahan fasilitas keamanan lalu lintas di sekitar area tersebut.
(Saepul Hidayat)