
Komnasbpklhnews.com SUBANG – Suasana tegang terjadi di wilayah Desa Tambakjati, Kecamatan Patok Besi, Kabupaten Subang. Sejumlah warga memasang spanduk besar di akses jembatan penghubung Dusun Sukamantri dan Dadut, sebagai bentuk penolakan keras terhadap rencana pembongkaran portal jembatan tersebut.
Pada spanduk yang dipasang tertulis pesan tegas: “Kami Masyarakat Desa Tambakjati Menolak Pembongkaran Portal Jembatan Penghubung Dusun Sukamantri – Dadut. Jangan Palsukan Tanda Tangan Kami. Usut Sampai Tuntas Pemalsu Tanda Tangan.”

Warga menyatakan bahwa rencana pembongkaran ini tidak didasari kesepakatan bersama. Mereka menuduh adanya upaya pemalsuan tanda tangan warga seolah-olah telah menyetujui pekerjaan tersebut. Hal ini membuat masyarakat merasa dirugikan dan keberatan dengan langkah yang diambil.
Di lokasi, terlihat beberapa warga berkumpul menjaga akses jalan, serta berdiskusi terkait langkah selanjutnya. Mereka berharap pihak berwenang dan pemerintah desa dapat segera menindaklanjuti laporan ini, memeriksa kebenaran dugaan pemalsuan dokumen, serta mengutamakan aspirasi asli masyarakat sebelum mengambil keputusan apa pun.
Hingga saat ini, warga berkomitmen untuk terus bersatu menjaga kepentingan bersama dan menuntut kejelasan proses yang transparan serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Red
