
Komnasbpklhnews.com Kab Karawang — Warga Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, menyampaikan keberatan dan penolakan terhadap proses pembentukan serta pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang sedang berlangsung. Proses ini dinilai tidak transparan dan minim sosialisasi kepada masyarakat luas.
Turut menyuarakan aspirasi ini adalah Anwar Ridwan dan Hendra Wahyudin dari Paguyuban Sumur Kondang Bersatu. Keduanya hadir dan menyampaikan pandangan mereka sebagai warga Desa Sumurkondang yang peduli, menegaskan bahwa panitia penyelenggara dinilai belum melaksanakan sosialisasi secara terbuka dan merata kepada seluruh warga.
Keluhan utama yang disampaikan:
– 📉 Minim sosialisasi — informasi tahapan, mekanisme, kriteria, dan jadwal tidak disampaikan secara jelas dan terbuka kepada masyarakat
– 📉 Kurang transparan — daftar calon, aturan main, dan proses pengambilan keputusan tidak dipublikasikan secara luas
– 📉 Warga merasa tidak dilibatkan — proses terkesan tertutup, sehingga warga tidak dapat memantau dan mengikuti jalannya proses secara keseluruhan

Warga berharap Pemerintah Kecamatan Klari dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang segera meninjau proses ini, meminta kejelasan setiap tahapan, dan memastikan asas transparansi, keterbukaan, serta akuntabilitas ditegakkan sepenuhnya. Demi menjaga kepercayaan masyarakat, setiap langkah seharusnya dapat diketahui dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Kami di Komnas B-PKLH News akan terus memantau perkembangan ini dan menyampaikan informasi selengkap-lengkapnya kepada masyarakat.
Â
Redaksi
