
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Bumi Perkemahan Pakisjaya, Desa Telukjaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Kegiatan perkemahan yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 tersebut mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Kegiatan ini diikuti para peserta dengan penuh antusias. Selain menjadi ajang berkumpul dan beraktivitas, perkemahan juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, persaudaraan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong kepada generasi muda.
Dalam pelaksanaannya, panitia bersama para guru turut berperan aktif dalam mendampingi dan mengarahkan peserta selama kegiatan berlangsung. Kehadiran panitia dan guru tidak hanya memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, tetapi juga memberikan pembinaan serta motivasi kepada peserta agar mampu mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
Suasana semakin semarak pada malam hari ketika digelar kegiatan api unggun. Nyala api yang menerangi kawasan perkemahan menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta, panitia, guru, serta masyarakat yang hadir bersama-sama menikmati momen tersebut dalam suasana kekeluargaan.
Di tengah cahaya api unggun, semangat kebangsaan dan persatuan semakin terasa. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa semangat perjuangan, kebersamaan, dan cinta Tanah Air perlu terus ditanamkan kepada generasi muda agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Selain sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan, kegiatan perkemahan juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk membangun karakter. Melalui berbagai aktivitas, peserta dilatih untuk bekerja sama, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Tema kegiatan juga sejalan dengan semangat membangun kemandirian bangsa, khususnya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan. Melalui pendidikan kepramukaan dan kegiatan organisasi, para peserta diharapkan tumbuh menjadi generasi yang aktif, kreatif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dengan mengusung motto “SatyaKu KuDarmakan, DarmaKu KuBaktikan,” kegiatan Bumi Perkemahan Pakisjaya menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat pengabdian dan kecintaan terhadap bangsa. Peran panitia dan guru dalam membimbing peserta juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan yang edukatif sekaligus berkesan.
Perkemahan yang berlangsung penuh semangat tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Pengalaman yang diperoleh para peserta diharapkan dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, pengabdian, dan cinta Tanah Air untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
(D-Hunter)
