
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, – Bupati Karawang Aep Syaepuloh mendorong pembinaan sepak bola di Kabupaten Karawang dilakukan secara konsisten dan berjenjang, mulai dari usia dini hingga tingkat mahasiswa.
Tim skuad Sekolah Sepak Bola (SSB) Jimat atau Haji Rahmat dari Desa Pucung, Kotabaru, Karawang.
Hal itu disampaikan Aep saat menghadiri rangkaian Piala Suratin U-13 dan U-15 di stadion Singaperbangsa, Kamis (6/8/2026) sore. Ia mengapresiasi dukungan PSSI Jawa Barat terhadap pembinaan sepak bola di Kabupaten Karawang.
“Saya sebagai Bupati tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada PSSI Jawa Barat. Alhamdulillah, hari ini PSSI Jawa Barat sangat mendukung PSSI Kabupaten Karawang,” kata Aep.
Menurutnya, pembinaan sepak bola harus dilakukan secara berkelanjutan agar potensi pemain muda di Karawang dapat berkembang dan menghasilkan atlet berprestasi.
“Harapannya, mudah-mudahan pembinaan ini dimulai dari usia dini dan terus berlanjut sampai ke tingkat mahasiswa,” ungkapnya.
Aep juga membuka peluang pengembangan sepak bola wanita di Kabupaten Karawang. Ia menyebut, pemerintah daerah siap mendukung apabila terdapat minat dan potensi yang cukup besar dari masyarakat.
“Seperti di Garut, sepak bola wanita sudah ada. Di Karawang juga kalau mau dibuat, tidak apa-apa. Insya Allah saya sebagai Bupati tentunya akan membuat fasilitas yang lebih nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang,” tuturnya.
Aep menegaskan, sepak bola tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga, tetapi juga dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat.
“Sepak bola ini adalah pemersatu,” katanya.
Untuk mendukung perkembangan sepak bola, Pemkab Karawang juga terus melakukan pembenahan fasilitas olahraga, termasuk Stadion Singaperbangsa. Pembenahan telah dilakukan secara bertahap dengan anggaran disebut mencapai hampir Rp32 miliar.
“Tahun ini insya Allah kami rapikan semuanya. Nanti juga akan ada scoreboard dan rumputnya kita lihat agar lebih baik lagi. Bismillah, kita benar-benar memberikan yang terbaik,” ucapnya.
Ia optimistis Kabupaten Karawang memiliki banyak talenta muda yang dapat berprestasi di bidang sepak bola. Terlebih, jumlah penduduk Karawang yang mencapai sekitar 2,6 juta jiwa dinilai menjadi potensi besar dalam mencari bibit-bibit atlet.
“Karena warga Kabupaten Karawang ada sekitar 2,6 juta jiwa, masa tidak ada yang berbakat di bidang sepak bola,” ujarnya.
Aep juga mengapresiasi pelaksanaan Piala Suratin U-13 dan U-15 Kabupaten Karawang yang telah berjalan hingga babak akhir. Ia menilai seluruh peserta telah memberikan penampilan terbaik.
“Apapun hasilnya, tentunya semua sudah memberikan yang terbaik,” katanya.
Ia berharap kompetisi tersebut tidak berhenti sebagai ajang pertandingan semata, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sepak bola muda Karawang agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
(Permana)
