
Komnasbpklhnews.com KAB. BANDUNG, — Tiga hari menjelang penyelenggaraan Asia Africa Festival (AAF) 2026, suasana di kawasan Jalan Asia Afrika hingga Braga masih tampak berjalan normal.
Aktivitas masyarakat, wisatawan, dan kendaraan masih berlangsung seperti biasa, meski sejumlah tanda persiapan festival belum terlihat.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar pada Rabu (8/7/2026) siang, Gedung Merdeka yang akan menjadi pusat penyelenggaraan festival masih tampak sepi. Belum tampak pemasangan panggung utama di depan gedung bersejarah tersebut.
Di depan Gedung Merdeka, lalu lintas kendaraan dari arah Jalan Asia Afrika menuju Alun-alun maupun sebaliknya masih mengalir lancar.
Kendaraan roda dua, mobil pribadi hingga angkutan umum silih berganti melintas tanpa hambatan berarti.
Suasana serupa juga terlihat di kawasan Jalan Braga. Aktivitas wisata tetap berlangsung normal dengan banyak warga dan wisatawan yang berjalan kaki menikmati kawasan heritage tersebut.
Beberapa pengunjung tampak berswafoto di sepanjang trotoar Braga, sementara deretan kafe, restoran tampak ramai oleh wisatawan.
Di Braga Pendek, yang nantinya akan menjadi lokasi Asia Africa Market, aktivitas masih didominasi masyarakat yang menikmati kawasan wisata. Belum terlihat stan UMKM maupun tenda-tenda festival berdiri di lokasi tersebut.
Cuaca panas terik dengan langit biru turut membuat kawasan wisata sejarah tersebut dipadati masyarakat yang beraktivitas maupun wisatawan yang berkunjung.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan, mengatakan persiapan penyelenggaraan Asia Africa Festival telah mencapai sekitar 90 persen.
Menurutnya, aktivitas persiapan di lapangan akan mulai pada Jumat (10/7/2026). Pada malam harinya juga akan dilakukan proses loading berbagai perlengkapan acara di kawasan Braga Pendek.
“Jumat malam mulai loading, kemudian Sabtu pukul 06.00 WIB mulai diberlakukan buka-tutup jalan dari arah Tamblong menuju Asia Afrika,” ujar Irwan.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung bersama Polrestabes Bandung juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama festival berlangsung. Pengaturan dilakukan oleh Satlantas Polrestabes Bandung bersama jajaran Intelkam, Binmas, serta Polsek Lengkong, Regol, dan Sumur Bandung.
Asia Africa Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juli dengan menghadirkan berbagai agenda, di antaranya Asia Africa Carnival, Asia Africa Market, Asia Africa Corner, pameran seni, seminar warisan dunia, hingga pertunjukan budaya yang melibatkan delegasi dari berbagai negara Asia dan Afrika.
(Ilham MH Wakaperwil Jabar)
