
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, — Salah satu daerah penikmat kehadiran musik orgen tunggal yakni kecamatan Pakisjaya, khususnya desa Tanjungmekar. penonton dalam orgen tunggal ini adalah kaum remaja laki laki dan Wanita. Biasanya pertunjukan orgen tunggal ini pada siang hari hanya untuk menghibur para tamu undangan dan besan yang telah hadir.
Di acara resepsi pernikahan Angga dan Niya, masyarakat disuguhkan pertunjukan organ tunggal, menghadirkan beberapa biduan. Lagu yang mereka bawakan kebanyakan lagu dangdut, koplo, bajidoran, dan musik remix/dj.
Pada umumnya penonton yang menyaksikan pertunjukan organ tunggal adalah para tamu undangan yang saat itu menghadiri pesta pernikahan tersebut. Penonton atau tamu undangan bahkan tuan rumahpun dapat ikut berpartisipasi untuk memeriahkan acara.

Pada siang hari organ tunggal dimulai sekitar jam 10.00 hingga menjelang shalat dzuhur setelah adzan selesai organ tunggal tersebut langsung dimulai lagi hingga jam 17.00 menjelang waktu maghrib.
Dan malam hari dimulai jam 20:00 setelah isya, sampai jam 00:00 dini hari bahkan lebih, semua tergantung para jawara sawer. Pada acara malam hari yang hadir ada remaja-remaja dan laki-laki yang sudah berkeluarga, namun ada juga kaum perempuan, baik remaja maupun ibu-ibu rumah tangga.
Saat hari semakin malam yang tersisa hanya kaum pria saja baik remaja-remaja muda yang belum berumah tangga maupun para kaum laki-laki yang sudah berkeluarga banyak sekali para penonton yang menyaksikan dan ikut menari-nari di depan panggung. Penonton biasanya memberikan saweran, atau uang untuk para biduan.

Adapun sisi negatif dan positif dari orgen tunggal yakni, sisi positif banyaknya warga yang terhibur. Nah, sedangkan sisi negatifnya yaitu: kawula muda, bahkan sambil menonton mereka mabuk-mabukan, dan seringkali terjadi tawuran jika tidak diawasi para kaum tua.
Angga dan Niya, beranggapan bahwa saat tidak ada organ tunggal pada acara resepsi pernikahannya, maka acara tersebut terasa sepi dan masyarakat terlihat kurang antusias.
Dengan adanya hiburan orgen tunggal New Deka Nada Music dari Muaragembong, Pesta Pernikahan Angga dan Niya terasa meriah dan semua yang hadir merasa terhibur.
(D-Hunter)
