
Komnasbpklhnews.com
KAB.KARAWANG, – Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, menggelar kegiatan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang berlangsung di aula kelurahan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan sistem terjadwal guna memastikan distribusi berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran, pada Selasa (26/05).
Lurah Tanjung Mekar, Yono, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan sengaja diatur secara bertahap untuk menghindari penumpukan warga saat pengambilan bantuan.
“Alhamdulillah, penyaluran bantuan pangan ini kita atur sesuai jadwal agar tidak terjadi penumpukan. Masyarakat yang datang juga lebih terarah dan tidak berbondong-bondong,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tanpa adanya pengaturan jadwal, potensi kerumunan sangat besar karena masyarakat bisa datang secara bersamaan. Sementara itu, jumlah petugas di lapangan terbatas, sehingga diperlukan strategi penjadwalan agar proses distribusi tetap kondusif.
“Petugas kita terbatas, begitu juga tenaga di lapangan. Maka dari itu, kita antisipasi dengan sistem penjadwalan agar semua berjalan tertib,” tambahnya.
Dalam memastikan bantuan tepat sasaran, pihak kelurahan juga bekerja sama dengan berbagai unsur terkait seperti pendamping sosial dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dinilai lebih memahami kondisi warga.
Data penerima bantuan sendiri mengacu pada sistem digital pemerintah melalui aplikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga dapat diketahui secara jelas siapa saja yang berhak menerima bantuan.
“Ketika bicara bantuan, harus tepat sasaran. Kita gunakan data dari DTKS dan dibantu oleh PSM untuk verifikasi di lapangan,” jelasnya.
Penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Tanjung Mekar direncanakan berlangsung selama tiga hari dalam tiga tahap, hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.
Lurah Yono juga menegaskan bahwa pihaknya berupaya meminimalisir potensi penyalahgunaan bantuan dengan melakukan verifikasi ketat sejak awal.
“Kami berpesan agar dilakukan verifikasi dengan baik, siapa yang benar-benar berhak menerima. Mudah-mudahan tidak ada penyalahgunaan,” pungkasnya.
(Permana)