
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, – Pemerintah Kecamatan Purwasari bergerak cepat menangani musibah robohnya rumah milik Wasnah (61), seorang lansia warga Dusun Karang Tengah, RT 006/RW 002, Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang. Selain menyalurkan bantuan sosial, pemerintah juga memastikan proses bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rulahu) segera direalisasikan.
Camat Purwasari H. Nendi Sopandi, S.Kom., M.M., didampingi Ketua Karang Taruna Desa Darawolong Anto Ilyas Mukhtar serta perangkat desa, turun langsung meninjau kondisi rumah yang ambruk akibat bangunan yang telah lapuk dimakan usia.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Wasnah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, Wasnah terpaksa mengungsi dan tinggal sementara di rumah kerabat karena rumahnya sudah tidak layak dihuni.
Camat Purwasari H. Nendi Sopandi mengatakan, musibah yang dialami Wasnah langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas instansi agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Menurutnya, rumah tersebut sebelumnya memang telah diusulkan sebagai penerima Program Rumah Tidak Layak Huni (Rulahu) Pemerintah Kabupaten Karawang.
“Ini merupakan kunjungan kedua kami bersama Ketua Karang Taruna Desa Darawolong dan Sekretaris Desa untuk memastikan kondisi Ibu Wasnah. Alhamdulillah, sehari setelah kejadian, tim dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) langsung melakukan survei. Berdasarkan hasil koordinasi, usulan Program Rulahu kini sudah masuk ke tahapan LPSE dan proses pengadaan barang dan jasa,” ujar Nendi, Selasa (7/7/2026).

Nendi mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menangani musibah tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Kepala Dinas PRKP Asep Alzar yang dinilai memberikan perhatian penuh terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
“Kami berharap pembangunan rumah Ibu Wasnah dapat segera direalisasikan sehingga beliau kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Dinas PRKP atas dukungan dan kepeduliannya terhadap masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kecamatan Purwasari akan terus mengawal proses administrasi hingga pembangunan rumah selesai agar bantuan yang telah diusulkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh penerima.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Darawolong Anto Ilyas Mukhtar menegaskan bahwa pihaknya sejak awal aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mempercepat penanganan.
“Musibah ini menjadi perhatian kita bersama. Alhamdulillah pemerintah bergerak cepat sehingga rumah Ibu Wasnah menjadi prioritas dalam Program Rulahu. Kami berharap proses pembangunan segera dimulai karena kondisinya sudah sangat mendesak dan tidak memungkinkan lagi untuk ditempati,” ujar Anto.
Menurut Anto, sinergi antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah. Semangat gotong royong, kata dia, menjadi modal penting dalam mempercepat penanganan persoalan kemanusiaan di tingkat desa.
Program Rumah Tidak Layak Huni (Rulahu) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Karawang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat. Sementara bantuan sosial yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban Wasnah selama menunggu pembangunan rumahnya selesai.
Pemerintah Kecamatan Purwasari menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pembangunan hingga tuntas sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Langkah cepat yang dilakukan diharapkan menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan solusi nyata bagi warga yang terdampak musibah.
(Nursalim Kabiro Karawang)
