
Komnasbpklhnews.com KAB.BEKASI, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mensosialisasikan Program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup atau Adiwiyata kepada siswa baru SMP Plus El-Wafa di Kecamatan Kedungwaringin sebagai upaya peningkatan kesadaran kelestarian alam sejak dini.
“Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kami manfaatkan untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik baru,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait di Cikarang, Rabu.
Ia mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan sejak dini melalui sosialisasi serta edukasi Program Adiwiyata.
Sosialisasi mencakup penyampaian materi dengan fokus pembentukan perilaku dan budaya peduli lingkungan mengingat sekolah menjadi lokasi paling tepat membangun kebiasaan positif yang akan terbawa di kehidupan sehari-hari.
“Kami memberikan materi terkait perilaku dan budaya lingkungan agar siswa baru mampu bertindak dan berperilaku bijak terhadap lingkungan. Pembiasaan itu dimulai dari lingkungan sekolah, sehingga mampu menciptakan suasana kelas dan sekolah yang asri serta ramah lingkungan,” ujarnya.
Para peserta didik baru pada kesempatan tersebut turut dibekali pengetahuan mengenai konservasi air, penghematan energi, penghematan penggunaan air serta pengelolaan sampah berdasarkan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R).
Materi-materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para peserta didik untuk bisa diterapkan dalam keseharian mereka melalui gaya hidup yang ramah lingkungan sejak usia sekolah.
Donny menjelaskan Program Adiwiyata merupakan gerakan nasional meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekolah melalui pembentukan budaya peduli dan berperilaku ramah lingkungan.
Program ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 52 Tahun 2019, Nomor 53 Tahun 2019 dan Nomor 23 Tahun 2022.
“Harapan kami, SMP Plus El-Wafa dapat mengikuti Program Adiwiyata dan menjadi sekolah berkualitas lingkungan sehingga budaya peduli lingkungan benar-benar tumbuh di kalangan warga sekolah,” ucapnya.
Program ini bukan sekadar mengejar penghargaan tetapi membangun karakter generasi yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menjadi contoh di tengah masyarakat.
Program Adiwiyata dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, penghargaan serta pemantauan dan evaluasi. Penyusunan program dilakukan secara partisipatif melibatkan kepala sekolah, guru, Komite Sekolah, dan peserta didik agar budaya lingkungan menjadi bagian dari tata kelola sekolah.
“Keberhasilan Program Adiwiyata membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Karena itu setiap unsur memiliki peran dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman dan berkelanjutan,” katanya.
(Ilham MH Wakaperwil Jabar)
