
Komnasbpklhnews.com KAB. KARAWANG, — Pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul: 13.00 WIB sebanyak 300 jemaah berkumpul di Masjid Besar Al-Awwabiin Dusun Kalijaya RT.001/RW.002 Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, untuk menghadiri acara Walimatussafar ibadah umrah. Empat pasang keluarga tersebut diantaranya:
1. Jaka dan Arsanah
2. Yahya dan Darini
3. Konjen dan Sukinah
4. Buyung Nasution dan Umah Pratiwi
Acara ini diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Syarifudin, S.Pd., yang lebih dikenal dengan sebutan Ustadz Angling Darma dari Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Hadir dalam acara tersebut Ketua DKM Masjid Besar Al-Awwabiin, Ustadz Dedi Muhtar, S.Ag beserta Jajaran, Aparatur Pemerintah Desa Tanjungmekar, Forkopimcam Pakisjaya, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Tanjungmekar dan para tamu undangan lainnya.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Angling Darma menjelaskan bahwa umrah adalah ibadah yang dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun, berbeda dengan haji yang waktunya telah ditentukan. Beliau juga menyampaikan keutamaan-keutamaan ibadah umrah sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. “Umrah memiliki banyak keutamaan, di antaranya sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:
تَابِعُوا بين الحجِّ والعمرةِ ، فإنَّهما ينفيانِ الفقرَ والذنوبَ ، كما يَنفي الكيرُ خَبَثَ الحديدِ والذهبِ والفضةِ ، وليس للحجةِ المبرورةِ ثوابٌ إلا الجنةُ
‘Iringilah ibadah haji dengan (memperbanyak) ibadah umroh. Karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana alat peniup besi panas menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Dan tidak ada (balasan) bagi (pelaku) haji yang mabrur melainkan surga.’ (HR Imam at-Tirmidzi),” ujar Ustadz Angling Darma.
Para jemaah yang hadir mengikuti tausyiah dengan khidmat dan penuh perhatian. Acara ini juga menjadi momen penting bagi para calon jemaah umrah untuk mendapatkan pembekalan rohani sebelum berangkat ke Tanah Suci. Sa’alih, yang mewakili 8 orang jemaah umrah, sekaligus yang mewakili Pemerintah Desa Tanjungmekar, mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Angling Darma atas tausyiahnya yang sangat bermanfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Angling Darma yang sudah memberikan tausyiah. Ini sangat membantu kami untuk lebih memahami keutamaan dan tata cara ibadah umrah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para jemaah umrah dapat melaksanakan ibadahnya dengan lebih khusyuk dan memperoleh keberkahan serta pahala yang berlipat ganda,” kata Sa’alih.
Ketua DKM Masjid Besar Al-Awwabiin, Ustadz Dedi Muhtar, S.Ag., Mengucapkan terimakasih kepada Ustadz Angling Darma dan para jamaah yang telah menyumbangkan sebagian hartanya demi pembangunan masjid tercinta kita ini. “Alhamdulillah
Jazakumullah Ahsanal Jaza, Jariyah jamaa’ah Walimatussafar sebesar Rp.1.584.000 telah diterima pihak masjid,” imbuhnya.

Atas nama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Al-Awwabiin dan segenap jamaah, kami menyampaikan selamat sekaligus rasa bangga kepada Bapak/Ibu dari ke empat pasang keluarga. Sungguh, ini adalah panggilan agung dari Allah SWT. Tidak semua orang yang memiliki harta mampu berangkat, melainkan mereka yang benar-benar dipilih oleh Allah. Kami mendoakan semoga perjalanan ibadah umroh Bapak/Ibu sekalian senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan kemudahan oleh Allah SWT.
Mulai keberangkatan dari Rumah masing-masing, selama berada di Tanah Suci Mekkah dan Madinah, hingga kepulangan kembali ke tanah air, serta berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat,” tambahnya.
Semoga ibadah umroh yang dilaksanakan menjadi umroh yang mabrurah dan maqbulah, diijabah segala doanya, dan membawa keberkahan bagi keluarga yang ditinggalkan serta bagi lingkungan masyarakat kita di sini. Bapak, Ibu, dan Hadirin sekalian,Atas nama keluarga dan jamaah, kami juga menitipkan doa. Mohon doakan masjid kita ini, doakan jamaah dan warga Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, senantiasa dalam lindungan Allah SWT, rukun, damai, dan masyarakatnya semakin dekat dengan Allah SWT.

“Selanjutnya, mari kita sama-sama mengikhlaskan dan memaafkan segala kesalahan dari Bapak/Ibu dari empat pasang keluarga. Begitu pun sebaliknya, semoga Bapak/Ibu yang akan berangkat juga membukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya untuk kami semua yang hadir di sini,” pungkasnya.
Nasrun minallahi wa fathun qariib. Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
(D-Hunter/Red)
