
KOMNASBPKLHNEWS.COM, KABUPATEN BEKASI – Komite Nasional Bantuan Hukum Perlindungan Konsumen dan Lingkungan Hidup (Komnas BPKLH) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Bekasi menggelar kunjungan kerja ke Dapur SPPG Kedungwaringin 3. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja rutin yang bertujuan untuk mendekati masyarakat dan mengevaluasi layanan yang terkait dengan kesejahteraan publik, khususnya dalam hal keamanan pangan, kelestarian lingkungan di unit pelayanan publik, serta aspek gizi yang terkandung dalam makanan yang disajikan.
Dalam kunjungan tersebut, Komnas BPKLH DPK Bekasi dipimpin langsung oleh Ketua Umum R Rukman Aks. Tim melakukan peninjauan langsung kondisi fasilitas dapur, proses pengolahan makanan, serta sistem manajemen limbah yang diterapkan. Selain itu, tim juga mengevaluasi kandungan gizi dan kalori dari setiap menu yang disiapkan. Ri 1, sebagai perwakilan tim yang menangani aspek gizi, menunjukkan data terkait jumlah kalori yang dikonsumsi masyarakat melalui makanan dari dapur tersebut, serta kandungan kalori pada air madu yang menjadi salah satu bahan tambahan atau pendamping makanan yang disajikan.
Ketua Umum R Rukman Aks menyampaikan, “Kami fokus pada dua hal utama saat ini: keamanan pangan yang disajikan kepada masyarakat dan bagaimana unit pelayanan seperti ini dapat menjalankan operasional dengan memperhatikan aspek lingkungan hidup. Kedua hal ini sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, evaluasi terkait kalori dan kandungan gizi juga menjadi poin penting agar makanan yang disajikan tidak hanya aman dan sehat secara higienis, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan nutrisi masyarakat.”

Selain itu, tim juga berkomunikasi dengan Kepala SPPG Saiful Amrizal Adya beserta jajarannya. Saiful Amrizal Adya menjelaskan kondisi terkini operasional dapur, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pemenuhan standar kebersihan dan pengelolaan sampah. “Kami sangat menyambut baik kunjungan ini, karena dapat membantu kami dalam memperbaiki sistem kerja dan mendapatkan dukungan terkait peraturan serta standar yang harus diterapkan. Informasi tentang kalori dan gizi yang ditunjukkan oleh Ri 1 juga sangat bermanfaat bagi kami untuk menyusun menu yang lebih seimbang ke depannya,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk menyusun langkah-langkah perbaikan dan dukungan lebih lanjut bagi unit pelayanan publik seperti Dapur SPPG Kedungwaringin. Komnas BPKLH DPK Bekasi juga akan memberikan bantuan pendampingan terkait pemahaman peraturan perlindungan konsumen dan lingkungan hidup, serta membantu dalam penyusunan langkah-langkah perbaikan yang konkret, termasuk penyusunan menu berdasarkan standar kalori dan gizi yang direkomendasikan. Hal ini diharapkan dapat membuat layanan di dapur semakin optimal bagi masyarakat Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
(Riza)