
Komnasbpklhnews.com—JAWA BARAT – Upaya menciptakan rasa aman di tengah masyarakat terus digencarkan. Melalui sebuah sayembara, Kang Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi terkait wilayah yang dianggap rawan terjadi aksi kejahatan jalanan.
Dalam informasi yang beredar, warga diminta melaporkan titik-titik rawan aksi kriminal seperti begal, rampok, jambret, curanmor, maling, dan copet yang dapat meresahkan masyarakat.
Sayembara tersebut menyediakan hadiah mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi informasi yang dinilai bermanfaat dan membantu mengungkap atau mencegah terjadinya tindak kejahatan.
Ajakan ini menjadi bentuk kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diharapkan tidak hanya menjadi korban, tetapi juga ikut menjadi mata dan telinga dalam menciptakan suasana yang aman.
Namun, masyarakat tetap diimbau agar menyampaikan informasi secara benar dan bertanggung jawab, tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya, serta tetap mengutamakan keselamatan dengan menyerahkan penanganan kepada pihak berwenang.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat,” menjadi pesan penting dalam gerakan tersebut.
Dengan adanya partisipasi warga, diharapkan angka kejahatan jalanan dapat ditekan dan masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih tenang.
kabiro Purwakarta
