
Komnasbpklhnews.com KAB PURWAKARTA, — Menyusul sorotan masyarakat terkait pelaksanaan Proyek Pemeliharaan Drainase Jalan Paket 3 di Jalan Raya Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, pihak pelaksana akhirnya memberikan penjelasan mengenai sejumlah temuan yang menjadi perhatian publik.
Pelaksana proyek, Opik, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa pekerjaan sengaja dilakukan pada malam hari guna mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di lokasi pekerjaan.
“Justru kita kerjakan malam hari supaya tidak macet. Kalau siang lebih parah macetnya,” ujar Opik.
Selain itu, ia juga menanggapi sorotan mengenai pemasangan U-Ditch pada saluran yang terlihat masih tergenang air saat proses pekerjaan berlangsung. Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan adanya aliran limbah warga yang terus mengalir sehingga saluran tidak memungkinkan untuk dikeringkan sepenuhnya selama proses pemasangan.
“Tiap hari juga disedot pakai alkon. Cuma itu air limbah dari warga, tidak akan bisa kering pada saat pemasangan U-Ditch,” jelasnya.

Terkait pertanyaan mengenai penggunaan lantai kerja dalam proses pemasangan U-Ditch, Opik menyebut bahwa item tersebut memang tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek. “Di RAB-nya memang tidak ada lantai kerja. Dan posisi di bawah itu ada kabel PLN yang tidak mungkin bisa dipindah,” katanya.
Meski demikian, pihak pelaksana menegaskan bahwa pekerjaan yang saat ini berjalan belum sepenuhnya selesai. Menurutnya, masih terdapat pekerjaan lanjutan berupa normalisasi saluran yang bertujuan untuk memperlancar aliran air di sepanjang jalur drainase tersebut.
“Perlu diketahui juga bahwa pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai. Ada normalisasi lanjutannya nanti supaya airnya lancar,” tambahnya.
Sebelumnya, proyek tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena pelaksanaannya yang dilakukan hingga malam hari. Sejumlah warga juga mempertanyakan metode pemasangan U-Ditch di beberapa titik yang terlihat masih tergenang air.
Dengan adanya penjelasan dari pihak pelaksana, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai kondisi pekerjaan yang sedang berlangsung. Sementara itu, masyarakat tetap berharap proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, serta memberikan manfaat maksimal dalam mengatasi persoalan drainase di wilayah tersebut.
(D-Hunter/Red)